Selasa, 09 Februari 2010

Bila Ada Benda Asing di Telinga

This article explains a few things about news, and if you're interested, then this is worth reading, because you can never tell what you don't know.
KOMPAS.com - Menderita nyeri di dalam telinga, pendengaran terganggu dan merasa ada sesuatu dalam telinga? Hati-hati, bisa jadi ada benda asing dalam telinga Anda. Ada berbagai benda yang bisa masuk dalam telinga, antara lain serangga, perhiasan, potongan kertas, mainan kecil, bahkan kelereng.

Biasanya orang dewasa bisa langsung merasa  bila ada sesuatu yang tersangkut di dalam telinga. Rasa sakit, mengganjal dan mengganggu kemampuan mendengar. Diagnosis lebih sulit dilakukan bila ini terjadi pada anak kecil.

The information about news presented here will do one of two things: either it will reinforce what you know about news or it will teach you something new. Both are good outcomes.

Berbahayakah jika ada benda asing masuk telinga? Jika suatu benda sampai terdorong ke arah gendang telinga maka gendang telinga (membrana timpani) dapat robek atau berlubang, sehingga telinga tengah dan dalam bisa menjadi rusak dan bisa berakibat serius.

Jika benda yang masuk telinga bisa dilihat dengan mudah dan dapat dicapai penjepit, ambilah dengan memiringkan kepala ke arah telinga yang terkena. Jangan coba-coba mengambil benda di telinga, apalagi dengan memasukkan cotton bud, jepitan rambut, atau alat lain.

Jika kemasukan serangga, Anda bisa mencoba membuat serangga mengapung dengan memasukkan minyak sayur atau baby oil ke dalam liang telinga. Minyak harus hangat tetapi tidak panas. Serangga akan kehilangan napas dan mengapung ke permukaan minyak. Cara ini hanya boleh dilakukan untuk mengeluarkan serangga.

Hindari menggunakan cara tersebut di atas jika Anda mencurigai gendang telinga robek, yang ditandai dengan rasa sakit, perdarahan atau ada cairan yang keluar dari telinga. Segera cari bantuan medis untuk mencegah komplikasi lanjutan.

I hope that reading the above information was both enjoyable and educational for you. Your learning process should be ongoing--the more you understand about any subject, the more you will be able to share with others.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar