Senin, 12 April 2010

Mengapa Pria Bisa Kesakitan Saat Istri Hamil

When you think about news, what do you think of first? Which aspects of news are important, which are essential, and which ones can you take or leave? You be the judge.
VIVAnews - Nyeri pungung, panas, rasa lelah yang luar biasa, sulit tidur adalah keluhan yang sering dialami para wanita saat hamil besar. Ternyata keluhan tersebut juga bisa dialami sang suami, bahkan bisa lebih parah. Hal ini disebut "Sindrom Couvade".

Beberapa suami sangat simpati dengan kehamilan istrinya, sehingga mereka juga ikut merasakan keluhan yang dialami selama kahamilan. Kondisi seperti ini, sang suami seperti ingin menyatakan bahwa "bukan hanya kamu sedang hamil, tetapi "kita sedang hamil".

Istilah couvade sindrom ditemukan pada 1865, tetapi sebenarnya fenomena ini sudah terjadi ratusan tahun lalu. Penelitian yang dilakukan tahun 2007, oleh tim dari George's University, pada 282 ayah, menunjukkan kondisi yang dialami oleh para istri saat hamil, juga dialami oleh sang suami.

So far, we've uncovered some interesting facts about news. You may decide that the following information is even more interesting.

"Pria-pria ini mengalami hal yang dialami istrinya, mereka mulai menunjukkan gejala yang sama," kata Dr. Arthur Brennan, kepala peneliti seperti VIVAnews kutip dari BBC.

Banyak perdebatan tentang kondisi ini. Hal itu karena cauvade sindrom tidak termasuk dalam kategori DSM-IV, yaitu diagnostik manual untuk psikiatri dan klasifikasi penyakit dari World Health Organization (WHO). Diperkirakan pria yang mengalami gejala couvade presentasenya beraneka ragam, dan tidak selalu sama.

Beberapa psikiater, khususnya mereka yang memiliki spesialisasi dalam bidang psikoanalisis, menyatakan bahwa sindrom couvade adalah ekspresi dari kegelisahan seorang pria atau ambivalensi kehamilan pasangannya. Ada beberapa bukti yang menunjukkan couvade berakar biologis.

Beberapa studi telah menunjukkan, pria yang memiliki pasangan dalam keadaan hamil cenderung memiliki tingkat hormon yang lebih tinggi seperti estradiol, dalam darahnya. Hal ini tentu saja berpengaruh pada kondisi fisik dan psikisnya.

So now you know a little bit about news. Even if you don't know everything, you've done something worthwhile: you've expanded your knowledge.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar