Kamis, 22 April 2010

Deteksi Penyakit Lewat Lingkar Pinggang

This interesting article addresses some of the key issues regarding news. A careful reading of this material could make a big difference in how you think about news.
VIVAnews - Jangan remehkan gangguan kesehatan yang terkesan sepele. Seperti ketika lingkar pinggang Anda bertambah, meski bobot tubuh ideal.

Ukuran pinggang bisa memprediksi berbagai risiko kesehatan seperti penyakit jantung dan diabetes. Deteksi penyakit melalui ukuran pinggang ini dinilai cukup efektif dibandingkan lewat pengukuran indeks massa tubuh.

The best time to learn about news is before you're in the thick of things. Wise readers will keep reading to earn some valuable news experience while it's still free.

Mengukur lingkar pinggang sangat mudah. Lingkarkan meteran tubuh yang biasa digunakan  penjahit di atas pusar. Jika ukuran lingkar pinggang menyentuh angka 35 inci pada wanita dan 40 inci pada pria, atau lebih, perlu waspada karena masuk kategori bahaya.

Lingkar pinggang wanita lebih dari 35 inci menunjukkan risiko sindroma metabolik. Suatu kumpulan kondisi yang meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung. Bahkan, ketika Anda memiliki berat badan yang cukup ideal.

"Perut gendut dengan lingkar pinggang lebih dari ideal bisa menekan lemak di paru-paru. Terutama ketika menekuk pinggang akan membuat Anda sulit bernapas," kata Gerald Fletcher, MD, seorang ahli jantung di Mayo Clinic di Jacksonville, Florida.

Untuk mengatasinya, lakukan olahraga secara teratur untuk membakar kalori tubuh. Perlu juga mengontrol denyut jantung secara rutin setalah melakukan latihan. Selain berolahraga, ganti karbohidrat berkadar gula tinggi seperti roti putih, permen dan biskuit dengan karbohidrat rendah kalori. (wm)

If you've picked some pointers about news that you can put into action, then by all means, do so. You won't really be able to gain any benefits from your new knowledge if you don't use it.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar