Selasa, 18 Mei 2010

Makin Tua, Makin Bahagia

Current info about news is not always the easiest thing to locate. Fortunately, this report includes the latest news info available.
VIVAnews - Secara fisik tanda-tanda penuaan mulai tampak setelah memasuki usia ke-50. Tetapi jangan cemas, sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa makin dewasa umur seseorang, kesehatan mental dan semangat yang dimiliki pun makin besar.

Dari studi yang dimuat Jurnal online Proceedings of the National Academy of Sciences seperti dikutip dari Healthday, perasaan stres dan marah yang meledak-ledak juga berkurang setelah berusia 20-an. Yang paling mengejutkan, saat memasuki usia lanjut, antara usia 70-80-an, emosi negatif sudah semakin jarang terjadi.

"Temuan menunjukkan bahwa saat usia bertambah, suasana hati makin membaik meski saat lansia mereka mengalami masalah kesehatan dan kematian orang-orang di sekeliling mereka," kata Arthur A. Stone, Wakil Ketua Departemen Psikiatri di New York Stony Brook University.

Once you begin to move beyond basic background information, you begin to realize that there's more to news than you may have first thought.

Survei dengan responden lebih dari 340 ribu orang Amerika Serikat pada 2008 menunjukkan usia lansia adalah saat paling bahagia dibandingkan kehidupan saat muda atau dewasa.

Secara umum, orang-orang mudah stres dan sulit mengelola kemarahaan saat berusia 20-an.Pada usia antara 20-50 tahun, perasaan bahagia cenderung stabil dan mulai meningkat setelahnya.

Menurut peneliti, di usia senja, kebanyakan orang telah merasa puas dan menghargai apa yang mereka miliki. "Pada titik ini, Anda membuat keputusan mengenai kehidupan dan memaksimalkan kebahagiaan," ungkap Stone.

Penelitian ini menurut Stone membantu pembuat kebijakan untuk memahami penyebab rasa bahagia di masa senja. (pet)

Don't limit yourself by refusing to learn the details about news. The more you know, the easier it will be to focus on what's important.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar