Sabtu, 22 Mei 2010

Kenali Tanda-tanda Penyakit Stroke

In today's world, it seems that almost any topic is open for debate. While I was gathering facts for this article, I was quite surprised to find some of the issues I thought were settled are actually still being openly discussed.
VIVAnews - Stroke tercatat sebagai penyakit penyebab kematian nomor tiga dan menjadi penyebab utama kecacatan di dunia.

Setiap tahun, tercatat 15 juta penduduk dunia terserang stroke. Dua per tiga diantaranya mengalami cacat fisik akibat stroke atau meninggal dunia.

Stroke dapat menyerang setiap orang tanpa pandang bulu. Penyakit ini biasanya menyerang secara tiba-tiba. Pengidapnya juga tidak sadar bahwa dirinya terkena stroke.

Bukan berarti gejala stroke tidak bisa dikenali. Berikut tanda-tanda gejala stroke yang biasanya menyerang di sekujur tubuh yakni, rasa lemas atau kelumpuhan pada lengan dan tungkai, gangguan baal, rasa kebas, kesemutan pada wajah, lengan, badan dan tungkai.

Truthfully, the only difference between you and news experts is time. If you'll invest a little more time in reading, you'll be that much nearer to expert status when it comes to news.

Selain itu, Anda juga akan merasakan gangguan keseimbangan, seperti pusing berputar atau vertigo, sulit berjalan, gangguan penglihatan (buta mendadak, gelap pada satu atau kedua mata) gangguan lapang pandangan dan sakit kepala hebat tanpa alasan yang jelas.

"Tanda-tanda stroke itu sebetulnya mudah dikenali, jadi bisa dicegah. Sehingga tidak menjadi stroke berbahaya," ujar Sukono dalam acara bincang kesehatan 'Resiko Penyakit Jantung Koroner dan Stroke Akibat Kolesterol Jahat' di RS Mitra Internasional, Jatinegara, Jakarta, Sabtu, 22 Mei 2010.

Menurut dokter ahli saraf RS Mitra Internasional Jakarta ini, beberapa orang yang berisiko terkena stroke antara lain, usia yang makin meningkat, terdapat riwayat stroke dalam keluarga, memiliki riwayat stroke sebelumnya, juga memiliki serangan otak sepintas atau Transient Ischemic Attack.

Oleh karena itu, kata Sukono, mereka yang memiliki riwayat stroke, sumbatan pembuluh darah, diabetes dan memiliki tekanan darah tinggi harus segera diberikan pengobatan. "Mereka yang punya riwayat seperti ini perlu pengobatan," katanya.

Seperti penyakit lain pada umumnya, risiko penyakit ini juga dapat dihindari sedini mungkin dengan pola hidup sehat, olahraga teratur, hindari merokok dan makanan yang mengandung kolesterol berlebih.

Lebih lanjut Sukono menjelaskan, penggunaan obat-obatan juga bisa sembarangan. Lebih baik menggunakan obat khusus melalui penanganan dokter spesialis. (adi)

As your knowledge about news continues to grow, you will begin to see how news fits into the overall scheme of things. Knowing how something relates to the rest of the world is important too.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar