Jumat, 05 Maret 2010

Menggertakkan Gigi Saat Tidur Tanda Stres

Imagine the next time you join a discussion about news. When you start sharing the fascinating news facts below, your friends will be absolutely amazed.
KOMPAS.com - Menggertakkan gigi saat tidur termasuk dalam gangguan dalam tidur, yang disebut sleep bruxism. Kebiasaan itu merupakan kebiasaan yang tidak disadari pelakunya. Sampai saat ini penyebab sleep bruxism ini tidak diketahui secara pasti.

Maria Giraki, peneliti dari Jerman, mengatakan orang yang punya kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur biasanya adalah orang sedang stres dan mencari solusi dari masalahnya. Kesimpulan tersebut dihasilkan berdasarakan penelitian terhadap 48 orang yang mengalami sleep bruxism.

Menggertakkan gigi bisa membuat bagian email menjadi tipis, serta merusak gigi belakang akibat tekanan gerakan rahang saat tidur lebih kuat dibanding saat mengunyah normal.
Selain gejala pada gigi, penderita juga sering mengeluhkan rasa sakit pada rahang bawah ketika bangun tidur. Ada juga yang mengeluhkan sakit kepala atau telinga pada pagi hari.

You can see that there's practical value in learning more about news. Can you think of ways to apply what's been covered so far?

"Penyebab kebiasaan menggertakkan gigi memang belum diketahui, namun faktor emosional diduga berpengaruh. Kami mencoba menyelidiki apakah perbedaan stres dan cara menyelesaikan masalah berpengaruh pada gejala bruxism," kata Giraki.

Untuk mengukur kadar gertakkan gigi, para peneliti meletakkan pelat tipis di mulut para responden. Ternyata tidak ada pengaruh usia, gender, atau pendidikan terhadap kebiasaan menggertakkan gigi. Hanya saja mayoritas penderita sleep bruxism adalah orang-orang yang didera stres setiap hari, khususnya dalam pekerjaan.

Peneliti berasumsi, orang yang suka menggertakkan gigi adalah mereka yang tidak bisa mengendalikan stresnya dan frustasi. "Mereka sepertinya lebih memilih cara negatif untuk keluar dari stresnya," kata peneliti.

Sampai saat ini belum ada terapi yang efektif untuk mengobati sleep bruxism. Namun pada pasien yang memang mengalami stres, dokter akan meresepkan obat antidepresi. Ada juga pasien yang mendapatkan hipnosis untuk mengeluarkan kecemasan dan marahnya sehingga kebiasaan menggertak gigi bisa hilang.

Now might be a good time to write down the main points covered above. The act of putting it down on paper will help you remember what's important about news.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar